top of page

Sumber : Jakoep Ezra - Character Specialist

Banyak orang yang sukses bukan karena kemampuan, kepandaian ataupun kehebatannya, tapi karena faktor kemauan yang kuat. Mereka memiliki ketekunan untuk melakukan kerja keras, mempunyai semangat yang tidak mudah menyerah, kemauan yang kuat, mereka sungguh-sungguh seorang yang pantang mundur.


Ada seorang penjual kue yang sangat laris di tepi sebuah jalan yang ramai. Ia sudah berjualan di sana dari pagi hingga sore selama lima tahun. Langganannya sangat banyak, karena selain mementingkan kualitas, penjual kue tersebut sudah lama berada di sana. Ia tetap bertahan dan berkembang karena ia memiliki kemauan yang kuat untuk tetap bertahan menjual kue di tempat itu. Untuk dapat mencapai sukses, diperlukan kemauan atau tekad yang kuat, tapi mengapa banyak orang memiliki kemauan yang lemah ?

Penyebab :


1. Tidak ada motivasi.

Motivasi mendorong kita untuk melakukan suatu tindakan. Sumber motivasi dapat dibedakan : Inner side, yaitu motivasi yang berasal dari dalam diri sendiri. Adanya kebutuhan hidup yang mendesak, dorongan dari orang-orang yang dicintai ataupun cita-cita yang ingin dicapai. Outer side, adalah sumber motivasi dari luar diri sendiri, seperti bonus, jabatan atau penghargaan. Motivasi yang bersumber dari dalam diri akan lebih bertahan dibandingkan yang berasal dari luar diri kita.


2. Tidak ada sasaran yang jelas.

Tidak adanya goal setting dan perencanaan, membuat kita tidak memiliki semangat untuk dapat meraih sesuatu. Ingat prinsip SMART = S (specific) spesifk, M (measurable) terukur, A ( attainable ) dapat dicapai, R (reasonable) beralasan, T (timelines) ada jangka waktu.

SOLUTION TIPS :


1. Bangkitkan cita-cita dan harapan-harapan pribadi.

Rasa optimis dalam meraih harapan dan cita-cita membuat kita termotivasi untuk bersikap tekun dan pantang menyerah. Seperti penjual kue tadi, ia mempunyai kemauan yang kuat karena ia berharap akan dapat menyekolahkan anaknya.


2. Buat target dan perencanaan yang harus dicapai

Sebaiknya ada rencana jangka panjang, juga ada jangka pendek berupa langkah – langkah praktis yang mudah untuk diterapkan dalam hidup sehari-hari.

Kemampuan tanpa kemauan kuat membuat kita menyerah di tengah jalan.

Kemauan kuat tanpa kemampuan membuat kita mengeluh di sepanjang jalan.

Kemampuan disertai kemauan kuat memberi sukses menyeluruh di setiap jalan.

 
 
 

Sumber : Jakoep Ezra - Character Specialist

Kefasihan kita dalam berkomunikasi merupakan suatu kelebihan dan sangat bermanfaat dalam pergaulan, untuk membangun hubungan, pekerjaan atau bisnis. Setiap hari kita mengucapkan sekitar kata, namun ternyata tidak semua bermanfaat. Kata-kata negatif, pesimis, umpatan atau cemooh, fitnah dan gossip, itu semua digolongkan sebagai perkataan yang sia-sia, dan bukan hanya sia-sia saja tetapi juga sangat merugikan, karena kelak kita menjadi serupa dengan ucapan kita.

Penyebab :


1. Kondisi hati yang negatif.

Apa yang diucapkan mulut, meluap dari hati. Jika perbendaharaan hati negatif, maka perkataan yang diucapkanpun akan negatif.


2. Terpengaruh oleh pergaulan.

Percakapan dalam pergaulan itu menular dan akan berpengaruh timbal balik. Kita semua telah membuktikannya dalam pengalaman sehari-hari.


3. Tidak terbiasa bertutur kata yang baik.

Jika sejak kecil kita terbiasa dengan caci maki, umpatan dan kata-kata kasar, maka otak kita akan belajar dan menyimpan memori kosa kata yang buruk.

Solusi :


1. Periksa dan jaga sikap hati.

Kita tidak dapat memperbaiki perkara di luar, sebelum memulihkan keadaan yang di dalam. Biasakan memeriksa kondisi hati dan menjaganya agar tetap murni.


2. Evaluasi cara-cara pergaulan.

Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan baik, termasuk dalam hal berbicara. Usahakan agar kita yang memberi dampak positif dalam setiap percakapan, tapi waspadalah dan alihkanlah pembicaraan yang sia-sia dengan hal yang berguna.


3. Berlatih berbicara santun.

Setiap perubahan membutuhkan disiplin dan latihan yang tekun. Baca dan ingat hal-hal yang positif, ucapkan kata-kata iman dan optimisme, pikirkan semua yang benar, yang mulia, yang adil, yang suci, semua yang manis dan sedap didengar.

 
 
 

#Sumber : Jakoep Ezra - Character Specialist


Kehidupan adalah suatu pilihan, bukan takdir. Apa yang ditanam hari ini akan menghasilkan buahnya di kemudian hari, apa yang dibangun sekarang menjadi dasar pijakan di masa mendatang. Kehidupan kita seumpama sebuah taman; jika dirawat, ia dapat dinikmati dengan menyenangkan, tetapi tanpa perawatan ia akan berubah menjadi belukar yang menyeramkan. Gaya hidup berantakan membuat kita menjadi sia-sia dan tanpa arah, sehingga banyak peluang sukses akan terlewatkan.

Penyebab :


1. Tidak memiliki tujuan hidup.

Sasaran menentukan kita akan menjadi apa, tanpa sasaran kita tidak akan menjadi apa-apa dan hanya sekedar menjalani hidup yang tanpa arti.


2. Ingin menjadi figur orang lain.

Mungkin ada tokoh yang sangat dikagumi, sehingga kita terobsesi ingin menjadi serupa tokoh itu. Secara negatif, ini membuat kita merasa frustrasi dan kacau karena tiap pribadi adalah unik, dan kita tidak dapat berubah menjadi orang lain.


3. Tidak mengetahui bakat dan kemampuan pribadi.

Persaingan ketat membuat kita harus mampu menggali potensi pribadi, jika tidak mengetahui bakat dan kemampuan yang ada, maka kita sulit memberi makna dan berprestasi dalam hidup, akibatnya kita tidak fokus pada pencapaian kita.

Solusi :


1. Buat peta ‘goal setting’.

Temukanlah maksud yang ingin dikejar dan tetapkan sasaran yang akan dicapai. Pikirkan secara serius tujuan jangka panjang dan jangka pendek, kemudian buat prioritas dan langkah-langkah pencapaian yang terarah dan disiplin.


2. Fokuskan dan kembangkanlah kekuatan.

Seorang yang sukses mencapai potensinya menghabiskan lebih banyak waktu untuk hal yang dapat mereka kerjakan dengan baik ketimbang dikacaukan dengan semua hal sebaliknya.


3. Milikilah keteladanan.

Keteladanan ternyata memiliki kunci kekuatan untuk suatu pengarahan. Jika kita meneladani seorang yang patut diteladani, kita tetap memiliki identitas diri sendiri tapi dengan kualitas teladan untuk menjadi teladan bagi orang lain.

 
 
 

Copyright     2020 Life Transformer. All Rights Reserved.   

bottom of page